bisnis emas di pegadaian

Bisnis Emas di Pegadaian

Pengertian gadai secara sederhana adalah suatu kegiatan untuk menjaminkan barang berharga yang kita miliki untuk mendapatkan imbal balik berupa uang atau lainnya , selanjutnya barang yang dijaminkan akan ditebus kembali sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh lembaga yang gadai tersebut.

Sedangkan yang dimaksud dengan pegadaian adalah suatu lembaga keuangan bukan bank yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dengan tugas utamanya menyediakan jasa pemberian kredit kepada masyarakat dengan dasar hukum gadai. Berdasarkan hukum gadai, konsumen sebagai peminjam berkewajiban menitipkan barangnya pada pegadaian, selanjutnya pegadaian mempunyai hak untuk melakukan pelelangan barang yang dititipkan apabila setelah jatuh tempo yang disepakati konsumen tidak menebus barang yang dijaminkannya.

Pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara membentuk pegadaian dengan tugas pokok diantaranya,  pertama menyalurkan pinjaman kepada masyarakat dengan dasar hukum gadai  dalam rangka membantu pemerintah dalam meningkatkan perekonomian dan pembangunan nasional, kedua menghindarkan masyarakat dari praktek yang merugikan seperti ijon serta pemberi pinjaman dengan bunga yang tidak wajar Pegadaian terdiri dari 2 (dua) bentuk, yang pertama pegadaian syariah, yang kedua pegadaian konvensional.

 PEGADAIAN SYARIAH

 

Perum Pegadaian menerapkan konsep syariah dengan membentuk suatu layanan berupa pegadaian syariah. Dengan menerapkan konsep syariah maka segala macam transaksi di pegadaian syariah sudah berdasakan aturan-aturan agama islam. Dengan aturan-aturan agama islam yang diterapkan pada pegadaian syariah maka mayoritas warga muslim diindonesia bisa merasa aman dalam bertransaksi bisnis emas di pegadaian karena bebas dari unsur riba. Pegadaian yang bersifat konvensional secara umum tidak jauh berbeda dengan pegadaian yang berbasis syariah. Perbedaan antara Pegadaian yang berbasis syariah dengan pegadaian konvensional hanya terletak pada beberapa transaksi saja yang mengharuskan dilakukan sesuai dengan syariat islam. Sedangkan hal lainnya hampir tidak ada perbedaan yang jauh. Pada pegadaian yang bersifat konvensional keuntungan didapatkan dari bunga, sedangkan pegadaian syariah keuntungan didapatkan dari ijaroh.

 

TAHAPAN TRANSAKSI BISNIS EMAS DI PEGADAIAN SYARIAH

Transaksi yang terjadi di pegadaian konvensional cukup sederhana, sekali transaksi sudah meliputi segala hal yang merupakan kesepakatan. Sedangkan pegadaian syariah untuk satu transaksi harus melewati 3 tahapan. Tahapan yang pertama,  sebelum menerima uang pinjaman, konsumen akan menitipkan atau menyimpan barangnya di pegadaian (akad simpan pinjam). Tahapan yang kedua, konsumen dapat mengambil kembali barang yang digadaikannya apabila telah melunasi kembali uang yang telah dipinjamkan pegadaian (akad rahn/gadai). Tahapan yang terakhir atau tahapan ketiga adalah setiap barang yang dititipkan mempunyai biaya sewa (Akad ijaroh)

PRODUK-PRODUK PEGADAIAN SYARIAH

Produk yang ditawarkan oleh Pegadaian Syariah terdiri dari 4, yaitu :

  1. Pada saat menggadaikan barang emasnya, konsumen akan dibebankan biaya administrasi( Produk Rhan)
  2. Hanya dengan menggadaikan emas bisnis syariah atau BPKB Motor, konsumen akan mendapatkan pinjaman dengan sistem syariah (Produk Arrum)
  3. Konsumen bisa mendapatkan emas batangan murni, yang terjamin keasliannya. Setelah membeli atau mencicil emas tersebut pembeli akan diberikan sertifikat Logam Mulia dari PT. Antam
  4. Produk yang terkahir dari pegadaian yaitu, produk kepemiliikan kendaraan bermotor

PEGADAIAN KONVENSIONAL

Masyarakat kita pada umumnya apabila memerlukan dana yang mendesak, biasanya menggadaikan barang berharganya ke pegadaian. Objek yang paling sering diterima oleh perum pegadaian adalah emas atau melakukan bisnis emas di pegadaian. Pada pegadaian konvensional, konsumen yang membutuhkan dana segera biasanya mendatangi pegadaian, selanjutnya barang yang digadai akan dinilai terlebih dahulu oleh pegawai pegadaian. Setelah ditaksir nilainya, konsumen akan diberikan sejumlah dana yang sesuai dengan nilai taksiran. Untuk pelunasan barang yang digadai, biasanya pegadaian memberikan jangka waktu  kurang dari satu tahun. seperti lembaga keuangan lainnya, untuk mendapatkan keuntungan pegadaian juga menerapkan bunga untuk cicilan pembayaran. Barang yang telah digadaikan akan kembali diserahkan ke konsumen apabila telah lunas membayar cicilan. Sebagai informasi, biasanya bunga yang ditetapkan pegadaian sedikit lebih tinggi dari bunga bank. Jadi ada baiknya jangka waktu pembayaran disarankan agar kurang dari satu tahun. menggunakan jasa penggadaian hanya disarankan pada saat membutuhkan dana yang sangat mendesak, seperti biaya sekolah, biaya pengobatan, membutuhkan tambahan modal usaha, dan lainnya.

Berikut disampaikan beberapa perbedaan teknis antara pegadaian syariah dan pegadaian konvensional, diantaranya :

  1. Pada Pegadaian Syariah, apabila konsumen tidak melunasi barang yang gadaikannya maka pihak pegadaian akan menjualnya kepada masyarakat. Sedangkan pada pegadaian konvensional, maka yang digadaikan tersebut akan dilelang kepada masyarakat
  2. Pada Pegadaian Syariah, apabila terjadi kelebihan atau keuntungan pada penjualan barang gadai yang tidak diambil konsumen maka akan diserahkan ke Lembaga Zakat sedangkan pada pegadaian konvensioanal apabila terjadi keuntungan maka akan menjadi hak milik pegadaian.
  3. Pada Pegadaian Syariah pinjaman akan diberikan sebesar 90% sebesar nilai yang telah ditaksir, sedangkan pada pegadain konvensional pinjaman akan diberikan sesuai dengan golongan barang yang digadaikan.
  4. Pada Pegadaian Syariah, barang yang digadaikan akan dibebankan biaya sewa, sedangkan pada pegadaian konvensional menerapkan bunga yang disesuaikan dengan golongan barang yang telah digadaikan.

Sekian penjelasan tentang bisnis emas di pegadaian. Selamat berbisnis emas. Baca juga artikel bisnis emas, bisnis yang menguntungkan dan cara untuk mendapatkan emas batangan dengan cara mencicil di pegadaian.

 

Comments:
Name
Email
Comment
 
Note : Your email will not be shared or viewed.



Copyright 2011 bisnisemas1.com
bisnisemas1.com | Privacy Policy And Disclaimer | Contact Us | Sitemap